Rabu, 27 Juni 2012

Opini Aborsi

>>> Tentang : Aborsi
Prolog = ini saya buat untuk memenuhi lomba opini yang diselenggarakan oleh "Penulis Sahabat Kata"
Semoga berhasil ^^ Bismillah. Amiin


Memberikan Harapan Palsu kepada Makhluk Suci

Abortus adalah terhentinya kehidupan buah kehamilan pada usia kehamilan sebelum 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram, menurut dr. Agus Abadi dari UPF/ Lab. Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSUD Dr. Soetomo/ FK Unair. Kemudian, dari tahun ke tahun istilah aborsi tidak sedikit mengalami pembaharuan yang mana berawal dari tahun 1948, tahun dimana WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) didirikan, sehingga definisi aborsi itu sendiri menjadi terhentinya kehidupan buah kehamilan di bawah 28 minggu atau berat janin kurang dari 1000 gram. Jadi, aborsi out adalah mengeluarkan, membuang atau lazimnya disebut sebagai sebuah tindakan pengguguran baik embrio atau fetus secara prematur (sebelum waktunya) hasil konsepsi secara sengaja.
            Janin mulai berkembang dari awal pembentukan zigot yang dihasilkan dari pertemuan satu ekor sperma dengan ovum yang kemudian zigot tersebut berkembang menjadi embrio hingga beberapa minggu kemudian menjadi janin yang siap mengalami tahap pertumbuhan organ-organ dalam tubuh lainnya. Bayangkan saja! Pada fase zigot yang sedang mengalami pertumbuhan menjadi embrio, atau pada fase embrio yang sedang mengalami masa pertumbuhan menjadi janin, bahkan janin yang sudah menetap nyaman di dalam perut seorang kaum hawa. Namun, tiba-tiba kenyamanannya tersebut dirusak oleh sebuah benda tajam, yang tak berperasaan, yang tak layak digunakan sebagai mana mestinya. Benda tajam yang tiba-tiba masuk ke dalam mulut rahim tanpa mempedulikan mulut rahim yang akan terinfeksi dan terus mengangah bagaikan seorang anak bayi yang masih polos dan tak terawat membuka mulutnya dan membiarkan tetesan-tetesan liur itu jatuh. Tidak hanya benda tajam yang dikhawatirkan dari praktek aborsi, melalui tindakan dari dalam tubuh dengan obat yang mengandung zat yang bisa mematikan bahkan menghancurkan si janin dalam perut juga merupakan salah satu media aborsi lainnya. Oleh karena itu, bukan hanya si janin saja yang merasa dirugikan, tetapi diri kaum hawa yang menggunakan obat tersebut pun ikut menjadi rusak pada bagian organ dalam lainnya juga psikologisnya.
            Tuhanlah yang maha adil, Tuhan yang membuat sebuah hukum karma yang lahir dari sebuah kepercayaan yang termasuk dalam pancasila itu ada. Di setiap hasil yang kita dapatkan pastinya berawal dari tindak-tanduk kita sendiri. Karena manusia yang berbuat, manusia sendirilah yang menuai hasilnya. Terlebih lagi sebuah tindakan aborsi yang bisa tergolong ke dalam pembunuhan makhluk sosial yang bernyawa.
 Pembunuhan? Janin itu belum bisa disebut manusia? Sebagian orang yang pro dengan tindakan aborsi mengatakan zigot/ embrio/ janin itu belum dikeluarkan ke dunia, ke lingkungan manusia pada umumnya. Belum pernah bersosialisasi satu sama lainnya, belum bisa berfikir setitik pun. Maka belum bisa kita sebut dengan makhluk sosial alias manusia. Itu, tidak juga! Ketahuilah, untuk sebagian manusia yang memiliki kepercayaan masing-masing akan Tuhan pastinya bisa memutar balikkan pemikirannya hingga kepada titik temunya akan hal tersebut. Percayalah! dalam kitab umat beragama dituliskan bahwa Tuhan telah memberikan ruh (nyawa) kepada janin dalam kandungan, dengan bukti dalam ilmu kedokteran, pertumbuhan dan perkembangan dari zigot hingga janin dewasa tidak hanya berasal dari asupan sang ibu yang mengandung, tetapi di janin tersebut memiliki kemampuan dan kemauan untuk bertahan hidup disana. Itu bukti bahwa janin bukanlah calon manusia, bahkan bukan manusia sama sekali. Melainkan, makhluk yang memiliki ruh (nyawa) itu, termasuk salah satu makhluk hidup, manusia. Tegakah kita menghancurkan harapan hidup sang makhluk kecil yang belum berdosa itu? Yang telah ditakdirkan memiliki berjuta harapan, namun tak tembus satu harapan pun? Wujudkanlah mimpi si makhluk suci itu, walau hanya 1 harapan! Dengan penuh perhatian dan penuh pemikiran, serta pengetahuan yang luas tentang dampak-dampak aborsi sebelum kita melakukannya.



Nama                           : Riza Rahmah Angelia
Tempat, Tgl Lahir       : Cirebon, 18 September 1995
Alamat                                    : JL. Pekalipan Utara VII no. 12, Cirebon
No. Hp                                    : 0818239030

Tidak ada komentar:

Posting Komentar